Sabet Juara 1 Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025 BBPVP, SMK ICB Cinta Teknika Ungguli 24 SMK Otomotif di Bandung

Penulis: Masugie | Tanggal: 30 Dec 2025 | Dilihat: 19 kali


 




SMK ICB Cinta Teknika Kota Bandung, kembali mencetak prestasi melalui para siswanya yang berulang kali menjuarai kompetisi bergengsi mampu mengalahkan banyak sekolah lain, termasuk sekolah negeri. Kali ini prestasi itu diraih Bayu Fakhri Nabiliansyah, siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Fauzan Jaelani kelas XII Kelas Kelas Khusus Yamaha (KKY)  SMK ICB Cinta Teknika Kota Bandung, berhasil meraih Juara 1 “Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025” Balai Latihan Kerja (BLK) atau BBPVP Bandung, setelah melalui persaingan ketat dengan 24 SMK lainnya, pada 30 Oktober 2025.


Bayu mengungkapkan bahwa kompetisi ini dimulai dari penyisihan tes online yang berisi 50 soal dan harus dikerjakan dalam waktu 50 menit.


“Alhamdulillah ya, kita masuk seleksi,” ujarnya, kepada majalahsora.com, baru-baru ini.


Perjalanan berlanjut ke Grand Final yang terdiri dari dua tahap dengan total 10 job. Pada tahap pertama, ia dan Fauzan mengerjakan lima pekerjaan: pemeliharaan sistem injeksi motor Yamaha Lexi, penyetelan klep Honda Supra, perbaikan kelistrikan klakson motor Vixion, pengukuran silinder bor gig, serta pengereman motor Yamaha Jupiter Z.


Di tahap berikutnya, dari sisa lima SMK, peserta kembali diberi lima job tambahan seperti pemeliharaan shockbreaker motor Honda Supra, pemeliharaan CVT Yamaha Vario 110, pemeliharaan rem belakang Yamaha Vixion, perbaikan kelistrikan lampu depan–belakang dan sein Yamaha Vixion, serta troubleshooting motor Yamaha Lexi.


Bayu menyebut seluruh peserta diberi waktu sangat singkat, hanya 15 menit untuk setiap job. Meski berat, ia dan Fauzan mampu menuntaskan seluruh penilaian dan akhirnya mengungguli SMK Merdeka di posisi kedua, SMK Prakarya Internasional di posisi ketiga, SMK IGASAR Pindad di posisi keempat, dan SMK Negeri 8 di posisi kelima.


SMK ICB Bandung, berhasil meraih Juara 1 "Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025" Balai Latihan Kerja (BLK) atau BBPVP Bandung


Kepala SMK ICB Cinta Teknika Kota Bandung Sugiyo, S.Sos., M.M., mendorong guru dan siswa raih banyak prestasi “Dan alhamdulillah di situ kami juara 1,” kata Bayu bangga.


Dalam wawancara, Bayu mengaku bahwa ini adalah prestasi pertamanya. “Selama persiapan dua minggu mendapat pelatihan intensif dari Pak Luki serta dukungan Pak Ardi..Pas ada persiapan lomba gitu, dilatihnya lebih lagi, diperdalam lagi,” tuturnya.


Bayu dipasangkan dengan rekannya, Fauzan, yang sebelumnya pernah mengikuti dua lomba serupa. Menurut Bayu, ia dipilih karena dipercaya mampu bersaing. Ia juga mengungkapkan rasa bangganya bisa bersekolah di SMK ICB Bandung yang dinilainya sangat mendukung kompetensi siswa.“Senang ya, kompeten banget. Kalau misal ada lomba dilatih benar-benar gitu,” ujarnya.


Ketika ditanya harapan ke depan, Bayu menyebut ingin terus mengikuti kompetisi, mengharumkan nama sekolah, dan berlatih lebih keras agar bisa meraih prestasi lebih tinggi. Ia juga mengungkapkan cita-citanya: menjadi mekanik handal.


SMK ICB Bandung, berhasil meraih Juara 1 "Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025" Balai Latihan Kerja (BLK) atau BBPVP Bandung


Lucky Hamjah, ST., Guru TSM berprestasi SMK ICB Cinta Teknika yang melatih Bayu dan Fauzan


Sedangkan bagi Fauzan Jaelani, prestasi ini seperti dejavu, pasalnya bisa mengharumkan nama sekolah kembali, setelah berhasil menjadi juara dalam ajang “Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025”.


Kali ini bersama rekannya, Bayu. Bagi Fauzan, ini piala ketiganya setelah sebelumnya Juara I “Yamaha SMK Skill Contest Area Bandung 2025”, serta Juara 3 ajang bergengsi “Yamaha SMK Skill Contest Tingkat Nasional tahun 2025”.


Kemenangan ini membuatnya semakin mantap menatap kompetisi yang lebih tinggi.


Fauzan mengaku sangat senang karena bisa mendapatkan wawasan yang luas, pengalaman lebih banyak, serta mampu berkompetisi sebagai tim. Ia menuturkan bahwa komunikasi menjadi kunci kekompakan dirinya dengan Bayu selama kompetisi berlangsung.


Dalam wawancara, Fauzan mengungkapkan tantangan berbeda yang dihadapi tahun ini. Jika sebelumnya ia mengikuti “Yamaha SMK Skill Contest”  dengan aturan Yamaha, kali ini ia harus beradaptasi dengan aturan pemerintah melalui BLK atau BBPVP Bandung. Meski begitu, ia dan Bayu berhasil melewati kendala tersebut dan membawa pulang piala untuk ketiga kalinya.


Fauzan menyampaikan rasa bangganya karena dapat kembali memberikan prestasi untuk ICB. Ia juga membeberkan keinginannya mengikuti Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) yang diadakan Yamaha setiap dua tahun sekali, meski pelaksanaannya masih jauh dan ia kemungkinan sudah lulus.


Saat ini, Fauzan tengah menjalani PKL di Yamaha DDS 2 Jawa Barat, Batununggal. Ia memiliki cita-cita menjadi mekanik  handal, bahkan berharap bisa tampil di tingkat internasional.


SMK ICB Bandung, berhasil meraih Juara 1 "Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025" Balai Latihan Kerja (BLK) atau BBPVP Bandung


Awak media majalahsora.com, Ketua Forum Wartawan Pendidikan Jabar, usai liputan terkait prestasi siswa SMK ICB Cinta Teknika Kota Bandung


Ia juga berpesan kepada teman-temannya untuk rajin berkegiatan, tekun belajar, dan menjadikan pengalaman di sekolah sebagai motivasi masa depan.


Di samping itu Fauzan berharap sekolah terus melahirkan bibit-bibit unggul seperti dirinya dan siap menularkan ilmunya di kelas serta membantu pembinaan yang dilakukan oleh guru pembimbing.


“Harapannya di sekolah memiliki bibit-bibit unggul buat sama seperti saya lagi,” ujarnya.


Keberhasilan itu tak lepas dari peran pembina TSM, Lucky Hamjah, ST, yang mengakui rasa bangga dan kebahagiaannya ketika melihat semangat luar biasa para siswa dalam mengikuti setiap kompetisi.


Kepada majalahsora.com, Lucky menyebut bahwa kemenangan beruntun itu bukan terjadi begitu saja. Ia mengungkap “rahasia umum” yang selama ini diterapkannya mulai dari pembinaan mental, latihan fisik, peningkatan skill, hingga mendorong siswa memiliki kemauan tinggi sebagai modal utama meraih juara.


Lucky menjelaskan bahwa sebagai guru pembimbing, ia selalu berupaya memaksimalkan pelatihan baik dari sisi kemampuan teknis maupun mental bertanding.


“Anak kemauannya tinggi. Saya melatih mental, kemampuan, skill, dan melibatkan olahraga fisik. Untuk kognitifnya juga saya tekankan lagi,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa dalam kompetisi terakhir, peserta tidak hanya berhadapan dengan Yamaha, tetapi juga produk lain.


SMK ICB Bandung, berhasil meraih Juara 1 "Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025" Balai Latihan Kerja (BLK) atau BBPVP Bandung


Sertifikat juara “Vokasi Gaskeun Motor Skill Battle 2025” BBPVP Bandung


“Alhamdulillah, kita sangat siap menghadapinya,” tegasnya.


Terkait keunggulan sekolah, Lucky menilai ICB memiliki fasilitas lengkap yang sangat mirip standar industri.


“Lab-nya sangat mirip dengan standar industri. MoU dengan PT YIMM juga sangat kuat. Industri memperhatikan kita, sehingga PKL itu gampang. Tidak perlu mencari-cari tempat PKL seperti yang lain,” jelasnya.


Siswa dengan kemampuan tinggi bahkan langsung ditempatkan di bengkel sesuai levelnya. Menurutnya, kelengkapan alat diagnosis dan berbagai tool membuat proses pembelajaran lebih maksimal.


Selain prestasi siswa, Lucky sendiri memiliki rekam jejak kompetitif di dunia industri, pernah tepilih sebagai “Guru Terbaik SMK Skill Contest 2025”.


“Saya eks industri. Lama di Honda, Yamaha, dan di PT juga. Saya dulu pernah kontes juga di tahap regional Jawa Barat. Ilmu itu saya transferkan ke anak-anak agar tetap bermanfaat,” paparnya.


Lucky berharap dukungan sekolah terus meningkat agar pembinaan bisa berjalan lebih optimal.


“Mudah-mudahan support lebih maksimal. Kalau support maksimal, saya pun akan lebih maksimal. Saya siap melangkah lebih jauh lagi, lebih maju lagi selagi sehat,” ujarnya penuh semangat